Tingkatkan SDM, Presiden Jokowi minta program beasiswa dioptimalkan
Selasa, 7 Februari 2017 16:10
Reporter : Supriatin
Joko Widodo. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta
investasi di sektor sumber daya manusia (SDM) ditingkatkan. Hal ini
mengingat, kompetisi di era globalisasi semakin ketat.
"Untuk itu saya ingin menekankan bahwa investasi di bidang SDM
termasuk melalui pemberian beasiswa perguruan tinggi, pendanaan riset
merupakan investasi yang sangat penting bagi negara kita untuk maju di
masa yang akan datang," ungkap Jokowi di
Jakarta, Selasa (7/3).
Dia menambahkan, di tahun 2020 hingga 2030, Indonesia diprediksi
mendapat bonus demografi. Dengan demikian, sekitar 13 tahun mendatang
Indonesia memiliki banyak SDM yang produktif.
"Dan untuk menyambut bonus demografi tersebut, pemerintah akan
bekerja lebih fokus lagi. Bukan hanya pada upaya menghadirkan pemerataan
akses pendidikan dasar dan menengah yang seluas-luasnya bagi seluruh
rakyat Indonesia khususnya dari kalangan yang tidak mampu tetapi juga
pada upaya membuka kesempatan untuk memasuki jenjang pendidikan yang
lebih tinggi melalui optimalisasi pemberian beasiswa LPDP," jelas
Jokowi.
Hal penting lain yang perlu disiapkan pemerintah adalah peningkatan
kualifikasi pendidikan tinggi di Tanah Air. Jokowi mengingatkan, hingga
saat ini, kualifikasi pendidikan Indonesia masih kalah dari Malaysia.
"Kualifikasi pendidikan tinggi di indonesia hanya 7,2 persen dari
angkatan kerja. Bandingkan dengan Malaysia yang sudah mencapai 20,3
persen atau negara-negara OSCD (Organisation for Economic Co- operation
and Development) sebesar 40,3 persen," imbuhnya.
Di samping itu, lanjut dia, jumlah insinyur per satu juta penduduk
Indonesia hanya mencapai 2.671 lebih rendah dari Malaysia yang menyentuh
angka 3.333. Sementara Vietnam sudah menyentuh angka 9.037 dan Korea
Selatan sebanyak 25.309.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, selama ini LPDP sudah
mengelola sebagian alokasi dana pendidikan dari APBN dalam bentuk
beasiswa untuk menempuh pendidikan S2 maupun S3. LPDP sudah menyalurkan
beasiswa kepada 16.295 orang yang terdiri dari 8.406 beasiswa dalam
untuk negeri dan 7.889 penerima beasiswa luar negeri.
"Namun perlu saya ingatkan dalam investasi pembangunan SDM ini harus
betul-betul fokus, tepat dan harus betul-betul terarah. Untuk itu saya
minta program LPDP baik program beasiswa pendanaan riset maupun
rehabilitasi pelayanan infrastruktur pendidikan untuk lebih dipotimalkan
lagi," ucapnya.