Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Maret 2017

Ternyata lapar tak selalu butuh makan, ini buktinya!

Kamis, 29 Desember 2016 00:01 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Ilustrasi lapar. ©Shutterstock.com/Ilya Andriyanov
Merdeka.com - Rasa lapar biasanya muncul saat kamu perutmu sedang kosong dan kamu butuh asupan makanan. Itulah sebabnya kamu butuh makanan untuk meredam rasa lapar yang muncul.

Namun, tahukah kamu bahwa rasa lapar tak selalu identik dengan makanan? Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, rasa lapar bisa muncul akibat dari gangguan secara fisik, emosional, dan mental. Bahkan rasa lapar juga menjadi tanda bahwa kamu mengalami dehidrasi dalam waktu yang lama dan tubuh mengirimkan sinyal melalui rasa lapar tersebut.

Masih menurut penelitian yang sama, berikut adalah penyebab lain yang membuatmu kelaparan.

Kunyah permen mint untuk turunkan asam lambung

Jumat, 30 Desember 2016 19:21 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Ilustrasi permen mint. ©Shutterstock.com/Asasirov
Merdeka.com - Selain diare dan maag, naiknya asam lambung menjadi gangguan pencernaan yang sering dialami oleh banyak orang. Penyakit dengan nama ilmiah gastro-oesophageal reflux disease (GORD) ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa seperti terbakar di dada. Hal ini diduga terjadi karena lemahnya katup antara kerongkongan dan lambung yang membuat asam lambung naik.

Dilansir dari dailymail.co.uk, dikatakan bahwa ada cara termudah untuk meredakannya. Cara tersebut adalah dengan makan permen mint selama semalaman atau dalam jangka waktu yang lama.

"Permen mint mengandung xylitol di dalamnya. Xylitol yang juga ditemukan secara alami di dalam buah-buahan seperti plum dan raspberry dikenal memiliki sifat antibakteri. Penelitian kami juga menunjukkan bahwa air liur orang yang mengunyah permen ini akan bersifat basa yang kemudian mampu menetralisir asam," terang Dr John Mason, konsultan gastroenterologist at Central Manchester University Hospitals. "Selain itu, konsumsi xylitol akan meningkatkan jumlah air liur yang membuat Anda akan sering menelan. Setiap kali Anda menelan, maka akan terjadi kontraksi yang membuat asam semakin menurun."

Selain mengunyah permen yang mengandung xylitol, baru-baru ini dikembangkan pula penemuan yang membuat semacam permen berbentuk plester berisi dengan xylitol. Dengan merekatnya plester ini gigi, maka secara perlahan kandungan xylitolnya akan luruh dan masuk ke dalam kerongkongan.

"Naiknya asam lambung dapat diperburuk dengan masalah berat badan yang Anda miliki. Perawatan lainnya seperti menurunkan berat badan mampu menghindarkan Anda dari lonjakan kenaikan asam lambung. Saat perut Anda bebas lemak, maka lemak dapat diemulsikan ke dalam asam hangat yang mampu mencegah kenaikan asam lambung." [feb]

Wah, konsumsi sayuran ini bikin kamu kentut melulu

Rabu, 18 Januari 2017 11:43 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Ilustrasi buncis. Shutterstock/KAppleyard
Merdeka.com - Kentut, sendawa, atau naiknya asam lambung merupakan pertanda bahwa di dalam tubuhmu terdapat gas. Dan hal ini adalah sesuatu yang normal. Menurut National Digestive Diseases Information Clearinghouse, gas muncul akibat kamu menelan udara yang masuk lewat makanan atau proses mencerna makanan yang kemudian menghasilkan gas. Dan nyatanya ada pula beberapa jenis makanan yang bisa memicu produksi gas berlebih sehingga kamu akan sering kentut.

Apa saja makanan tersebut? Dilansir dari livestrong.com, berikut adalah daftarnya.

Buncis
Buncis dan kacang polong mengandung serat larut yang ketika dicerna di dalam usus menjadi lembut seperti gel. Sel larut ini bisa mengakibatkan produksi gas berlebih dan akhirnya kamu jadi kentut terus.

Kol
Kol juga termasuk ke dalam jenis sayuran yang ketika dikonsumsi akan membuatmu kentut terus. Sebab saat dicerna, kol menghasilkan gas dalam jumlah besar di perut.

Jagung
Perut sebenarnya kesulitan untuk mencerna sayuran bertepung seperti kentang dan jagung. Apalagi jika kentang dan jagung tersebut diolah dalam bentuk makanan yang digoreng. Usus besar kekurangan bakteri untuk mencernanya yang kemudian membuat perutmu menghasilkan gas karbon dioksida atau hidrogen dan akhirnya kamu jadi kentut terus.

Bawang-bawangan
Makanan yang mengandung fruktosa bisa menyebabkan produksi gas berlebihan. Dan bawang-bawangan adalah contoh sayuran yang mengandung fruktosa.

Selain jenis sayuran di atas, buah yang mengandung sorbitol juga akan membuat perut memproduksi banyak gas. Beberapa contohnya adalah buah persik, pir, apel, atau plum. Konsumsi sorbitol dalam jumlah besar pun bisa menyebabkan diare. [

Mengonsumsi 4 makanan enak ini bikin kamu jarang lapar

Rabu, 1 Februari 2017 16:45 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Ilustrasi oatmeal. Shutterstock/Iryna Melnyk
Merdeka.com - Lapar adalah reaksi tubuh ketika tidak ada makanan di dalam lambung untuk dicerna. Untuk meredakan rasa lapar tersebut, tentu saja kamu mengonsumsi makanan.

Well, mengonsumsi makanan dengan jumlah yang tidak terkontrol apalagi jika makanan tersebut tinggi zat gula, lemak, dan minyak tentu bisa menyebabkan kegemukan. Namun sebuah penelitian yang dilansir dari boldsky.com mengatakan bahwa ternyata ada beberapa makanan yang bisa membuat rasa kenyang jadi awet setelah kamu memakannya.

Apa saja?

Jamur
Tak hanya berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, penelitian juga menunjukkan bahwa makan jamur bisa membuatmu kenyang dalam jangka waktu yang lama.

Oatmeal
Superfood berikutnya yang bisa bikin perut kenyang adalah oatmeal. Selain mampu membantu untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, sarapan dengan oatmeal baik untuk membantu menjaga nafsu makan sepanjang hari.

Pisang
Pisang kaya akan kalium yang membantu dalam menjaga kadar gula darah akan tetap terjaga dengan baik. Selain itu kandungan serotonin dalam pisang berfungsi untuk melawan kecemasan dan menurunkan stres.

Bawang bombay
Selain digunakan sebagai bumbu masakan, makan bawang bombay membantu dalam mengendalikan nafsu makan, meningkatkan stamina tubuh, serta melindungi dari serangan penyakit jantung dan diabetes.

Jadi, kamu ingin berdiet dengan cara yang sehat? Rajinlah mengonsumsi makanan di atas. [feb]

6 Cara mudah bikin kentutmu tak lagi bau busuk

Jumat, 3 Februari 2017 06:15 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Ilustrasi kentut. ©2015 Merdeka.com/www.inquisitr.com
Merdeka.com - Kentut merupakan hal alami yang terjadi di tubuh manusia. Dan sama sekali tak ada yang aneh dengan kentut. Sebuah penelitian terbaru bahkan mengatakan bahwa setiap individu bisa kentut sebanyak 12 kali dalam sehari.

Kentut terdiri dari gas seperti oksigen, nitrogen, hidrogen, karbon dioksida, dan metana. Jika kentutmu berisi gas-gas ini maka tidak akan jadi bau. Namun jika ada penambahan zat sulfat di dalamnya, kentut pun akan berbau tidak enak karena sulfat berasa dari pembusukkan bakteri yang ada dalam perut.

Kamu sendiri sering malu karena kentutmu berbau tidak enak? Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah cara agar kentutmu tak lagi bau.

Bisakah manusia meninggal karena tersedak duri ikan?

Sabtu, 11 Februari 2017 04:16 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Ilustrasi ikan. vemale
Merdeka.com - Daging ikan memiliki rasa yang enak serta sehat. Kandungan asam lemak omega 3 di dalamnya sangat bermanfaat untuk mendukung kesehatan otak. Oleh karena itu kamu disarankan untuk rajin makan ikan jika ingin memiliki otak yang encer.

Masalahnya, ikan memiliki beragam duri kecil yang bersembunyi di dalamnya. Dan ketika kamu tidak berhati-hati dalam mengonsumsinya, kamu bisa tersedak duri ikan.

7 Tanda ketika penyakit usus buntu mulai menyerang tubuh

Senin, 13 Februari 2017 15:26 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Ilustrasi sakit perut. ©Shutterstock.com/Lucky Business
Merdeka.com - Kamu pasti sudah sering mendengar tentang penyakit usus buntu dan operasi yang dilakukan. Ya, usus buntu adalah 'ekor' dari usus yang rentan terkena penyakit. Karena letaknya yang di bawah, maka usus buntu rentan mengalami peradangan serta penumpukan kotoran dari sisa-sisa makanan di dalam usus besar. Akibatnya, muncul penyakit usus buntu yang disertai dengan rasa nyeri teramat sangat.

Lalu, apa sih yang jadi tanda awal saat penyakit usus buntu ini mulai menyerang? Berikut adalah beberapa gejalanya.

Sakit perut
Jika kamu mengalami sakit perut yang lebih nyeri dari biasanya terutama di perut bagian bawah, waspadalah. Sebab bisa jadi ini adalah tanda awal dari penyakit usus buntu.

Mual
Mual yang kamu alami setiap hari meskipun sebenarnya pencernaanmu baik-baik saja bisa menjadi gejala awal usus buntu.

Muntah
Muntah yang sering tanpa alasan seperti hamil, stres, atau gangguan pencernaan lain adalah gejala dari usus buntu.

Hilangnya nafsu makan
Penyakit usus buntu juga bisa membuat penderitanya mengalami kehilangan nafsu makan.

Sering buang air kecil
Karena usus buntu terletak di bawah, dekat kandung kemih, maka radang usus buntu juga bisa membuatmu sering mengalami buang air kecil.

Demam
Jika kamu mengalami nyeri di perut bagian bawah, mual, serta demam, bisa jadi usus buntumu telah pecah dan peradangan yang terjadi akan menyebabkan kamu mengalami demam.

Disorientasi
Setiap infeksi yang terjadi dalam tubuh akan melalui aliran darah yang kemudian sampai di otak. Akhirnya kamu bisa mengalami disorientasi.

Jadi, apakah kamu mengalami salah satu dari gejala di atas? Bisa jadi usus buntumu telah meradang dan bahkan pecah. Oleh karena itu segera periksakan kondisi kesehatanmu ke dokter. [feb]

Hati-hati, efek buruk lada hitam bikin sakit perut hingga sulit hami

Selasa, 14 Februari 2017 07:11 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
ilustrasi lada hitam. foodtv
Merdeka.com - Lada hitam atau merica hitam adalah bumbu dapur yang cukup familiar digunakan di masakan Indonesia. Dengan penambahan lada hitam di dalam masakan, maka rasa masakan berubah menjadi pedas, aroma menggiurkan, hingga sensasi hangat setelah mengonsumsinya.

Lada hitam sendiri mengandung zat antioksidan, enzim, protein, dan vitamin yang bisa memberikan manfaat sehat untuk tubuh. Meskipun begitu, terlalu banyak mengonsumsi lada hitam bisa memberikan efek buruk berikut ini.

Masalah pencernaan
Salah satu dampak negatif dari terlalu banyak mengonsumsi lada hitam adalah menyebabkan masalah pencernaan seperti ketidaknyamanan di perut, rasa panas di perut, hingga diare.

Masalah pernapasan
Mengonsumsi lada hitam terlalu banyak juga bisa menyebabkan iritasi di tenggorokan dan masalah pernapasan lainnya.

Membuat kulit jadi kering
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi lada hitam akan menyebabkan kulit kering, bersisik, dan bahkan gatal bagi mereka yang memiliki jenis kulit sensitif.

Sulit hamil
Jika kamu sedang berencana untuk hamil, sebaiknya kurangi konsumsi lada hitam. Sebab lada hitam bisa menyebabkan munculnya rasa panas di rahim.

Mengganggu proses menyusui
Para wanita hamil juga disarankan untuk mengurangi konsumsi lada hitam sebab rempah-rempah ini mampu mengubah rasa air susu dan menyebabkan masalah pencernaan pada bayi.

Itulah beberapa efek buruk dari konsumsi lada hitam jika kamu mengonsumsinya terlalu banyak. Oleh karena itu batasi konsumsi lada hitam agar tidak sampai mengganggu kesehatanmu. [feb]

Ternyata, begini cara kerja tubuh saat mencerna makanan

Jumat, 24 Februari 2017 17:54 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Ilustrasi makan. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Maridav
Merdeka.com - Makan adalah aktivitas penting dalam kehidupan manusia. Sebab makan mampu memberikan tubuh nutrisi dan tenaga yang diperlukan untuk beraktivitas.

Apakah kamu pernah bertanya-tanya bagaimana jadinya makanan setelah kamu konsumsi? Seperti apakah prosesnya dan perubahan yang terjadi ketika melewati lambung dan usus? Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah penjelasannya.
  • Ketika setelah dikunyah, makanan akan masuk ke dalam lambung dan kemudian diteruskan ke usus kecil, lalu ke usus besar.
  • Sari makanan lalu akan bercampur dengan cairan yang disekresikan di hati dan pankreas. Proses ini juga membuat makanan menjadi bertambah mengecil.
  • Kemudian sisa makanan atau limbah akan masuk ke usus besar.
"Secara umum, makanan butuh waktu 1-2 hari untuk benar-benar dicerna dan kemudian keluar dari sistem pencernaan tubuhmu dalam bentuk limbah. Selain itu makanan tinggi serat akan membuat proses berpindahnya makanan menjadi lancar serta tidak meninggalkan sisa makanan yang membahayakan. Makanan yang sehat kaya serat juga tidak akan membebani kerja pencernaan tubuh," tulis penelitian ini. [feb]

5 Alasan kesehatan kenapa kamu tak boleh minum sambil berdiri

Jumat, 10 Maret 2017 15:49 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum
Ilustrasi minum. © Bgsu.edu
Merdeka.com - Sejak kecil kamu selalu diajarkan untuk melakukan kebiasaan baik. Salah satunya adalah dengan tidak makan atau minum sambil berdiri.

Ketika kamu kecil, tentu kamu tidak memahami alasan di balik larangan minum sambil berdiri. Namun sebuah penelitian yang dilansir dari boldsky.com, memberikan alasan ilmiah kenapa kamu disarankan untuk minum secara perlahan sambil duduk.
  • Saat kamu minum sambil berdiri, air akan langsung mengalir masuk ke dalam dinding perut. Dan hal ini akan menyebabkan kerusakan di area tersebut.
  • Rasa haus yang kamu rasakan tidak akan bisa hilang jika kamu mengobatinya dengan minum sambil berdiri.
  • Air bisa jadi akan 'memukul' jantung saat kamu minum sambil berdiri. Kemungkinan kamu juga akan mengalami gangguan asam lambung hingga kejang otot di area perut.
  • Air akan langsung masuk ke ginjal ketika kamu minum dengan berdiri. Hal ini akan mengganggu proses filtrasi alami, kotoran akan terakumulasi dalam kandung kemih, dan menyebabkan kerusakan ginjal.
  • Beberapa penelitian mengatakan bahwa minum dengan posisi berdiri akan menyebabkan nyeri sendi atau arthritis serta mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh.
Tips kesehatan kuno pun mendukung kamu untuk minum sambil duduk. Dengan meminumnya secara perlahan, maka kamu juga akan terhindar dari risiko tersedak. [feb]